Syarat Daftar CPNS – Setiap waktu selalu saja ada PNS yang masuk masa pensiun. Untuk menggantikannya, pemerintah membuka penerimaan PNS yang diadakan hampir tiap tahun.

Bagi yang diterima, para PNS baru ini ditempatkan di berbagai instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Nah karena profesi yang satu ini identik dengan kemapanan dan kenyamanan, banyak anak muda yang tertarik memperebutkan satu kursi PNS.

Dengan peserta tes membludak, tidak heran kalau seleksi PNS sangat ketat. Kamu harus bersaing dan menjadi yang terbaik. Bahkan terkadang ada satu atau dua formasi yang diperbutkan puluhan peserta.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mendaftar PNS?

Baca Juga  2 Pertimbangan Sebelum Mengikuti Kursus Bahasa Jerman

Kumpulan Syarat Daftar CPNS

Sudah pasti kamu harus memiliki kualifikasi yang diperlukan. Misalnya kalau ingin mendaftar PNS sebagai peneliti Fisika atau ahli IT, kamu perlu memiliki background pendidikan yang sesuai.

Detail syarat CPNS seperti background pendidikan, IPK, TOEFL, maupun kompetensi yang harus dimiliki biasanya tercantum dalam pengumuman lowongan PNS.

syarat daftar cpns

Syarat umum

Tapi sebelum menyiapkan persyaratan yang lebih detail, kamu perlu tahu beberapa syarat daftar CPNS secara umum berikut ini:

1. Usia saat melamar antara 18 hingga 35 tahun
2. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipenjara 2 tahun atau lebih karena tindak pidana. Biasanya disertai SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian
3. Tidak pernah diberhentikan dari PNS, Polri, atau TNI, baik sengan hormat maupun tidak hormat. Serta tidak diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta
4. Tidak sedang berkedudukan sebagai CPNS, PNS, anggota POLRI, atau anggota TNI
5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik dan tidak terlibat dalam politik praktis
6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai posisi yang dilamar
7. Sehat jasmani rohani sesuai persyaratan posisi yang dilamar
8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah
9. Tidak memiliki ketergantungan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang dibuktikan dengan surat keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit atau pemerintah setempat

Nah kalau kamu merasa syarat umum PNS di atas bisa dipenuhi, selanjutnya bisa mempersiapkan beberapa dokumen. Pendaftaran CPNS biasanya dilakukan secara online, sehingga kamu perlu menyiapkan softcopy beberapa dokumen di bawah ini:

– Pas foto
– Scan KTP
– Scan KK
– Scan ijazah dan transkrip nilai
– Scan surat lamaran
– Dan dokumen pendukung yang diminta instansi yang dilamar

Dokumen di atas nantinya diunggah ke website penerimaan untuk memenuhi syarat daftar cpns yang dikelola Badan Kepegawaian Negara atau BKN.

Syarat khusus

Selain persyaratan CPNS umum di atas, tiap instansi biasanya juga menentukan persyaratan khusus yang disesuaikan dengan personil yang dibutuhkan.

Termasuk syarat khusus adalah jenjang pendidikan (SMA, S1, S2 atau S3), Indeks Prestasi Kumulatif kuliah atau nilai ujian sekolah, skor TOEFL, tinggi badan, pengalaman kerja, dll.

Syarat daftar CPNS lengkap beserta jumlah lowongan biasanya dicantumkan di website tiap instansi yang bersangkutan.

Untuk beberapa instansi, ternyata ada juga yang mencantumkan syarat tambahan. Misalnya dengan membuat surat pernyataan tidak menikah selama CPNS, tidak mengajukan pindah selama masa tertentu, serta dikenai pinalti jika diterima tapi mengundurkan diri.

Baca Juga  3 Tips Supaya Biaya Hidup Di Jerman Murah Untuk Mahasiswa

Masalah pendaftaran CPNS

Proses online memang memudahkan pendaftaran CPNS, tapi tetap saja masih sering ditemui masalah. Nah sebagai antisipasi agar tidak kesandung, sebaiknya kita mengetahui beberapa masalah teknis berikut ini:

1. Data NIK dan KK tidak sesuai dengan di sistem

Berdasarkan pendaftaran online tahun 2019, sering terjadi masalah dimana data NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang berbeda dengan data di Dukcapil. Jadi setelah pelamar menginput NIK dan nomor KTP, data yang keluar bukan data yang bersangkutan.

Dan masalah ini termasuk yang paling banyak ditemui. Bahkan di pendaftaran CPNS tahun 2019 ada lebih dari 64 ribu kasus NIK dan KK yang tidak terdaftar di sistem Dukcapil. Akibatnya, banyak pelamar yang gagal membuat akun.

Untungnya, panitian penerimaan CPNS sudah bekerjasama dengan Dukcapil untuk mengatasi masalah data kependudukan. Peserta bermasalah bisa menghubungi call center atau nomor WA yang disediakan Dukcapil. Atau bisa juga melapor ke kantor dinas Dukcapil di wilayah masing-masing.

Nah agar kamu tidak mengalami masalah serupa, ada baiknya untuk menanyakan kesesuaian NIK dan KK dengan data Dukcapil sebelum memenuhi syarat daftar CPNS.

2. Salah input nama

Salah menginput nama ternyata masih sering terjadi. Walau sebagian besar peserta CPNS kaum terdidik, tapi tidak lepas dari keteledoran.

Karena itu, tidak disarankan menginput data dengan handphone. Karena lebih berisiko melakukan kesalahan. Untuk proses sepenting ini, ada baiknya menggunakan laptop dan komputer.

Walau terlihat mudah, tapi kamu tidak bisa mengeditnya lagi. Begitu selesai mengisi pendaftaran online dan mengklik “akhiri pendaftaran”, nama tidak bisa dirubah. Kalaupun ingin mengganti, bisa dilakukan saat dinyatakan lulus tes CPNS.

3. Memilih lebih dari satu posisi

Pertanyaan yang sering diajukan dalam pendaftaran CPNS adalah bolehkah mendaftar lebih dari satu posisi. Berdasar keterangan dari BKN, ternyata setiap pelamar hanya boleh mendaftar satu posisi pada satu instansi.

Kalau begitu, bisa saja mendaftar di instansi yang berbeda? Mungkin saja bisa, tapi tes SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar dilaksanakan serentak. Sehingga pada akhirnya kamu hanya bisa ikut tes di satu instansi saja.

syarat daftar cpns

4. Akreditasi kampus

Bagi pendaftar dengan ijazah D3, S1, S2, atau S3, salah satu syarat daftar CPNS yang harus dipenuhi adalah akreditasi universitas dan program studi.

Sebagian institusi bahkan mengharuskan pelamarnya untuk mengirim bukti scan sertifikat atau surat keterangan yang menyatakan kampus tersebut sudah terakreditasi di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Pada seleksi CPNS 2019, syarat akreditasi perguruan tinggi berlaku di Kementerian Keuangan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhubungan, Kementerian Agama, Tenaga Kerja, Pemprov Jatim, dll.

Karena itu kamu perlu cek terlebih dulu akreditasi kampus saat lulus dulu. Karena sering terjadi akreditasi yang sekarang berbeda dengan tanggal di ijazah. Dan yang diakui saat seleksi CPNS adalah akreditasi saat lulus.

Tapi apakah syarat akreditasi ini akan tetap berlaku? Dengan banyaknya yang protes aturan akreditasi, bukan tidak mungkin pemerintah akan mencabutnya. Untuk pastinya, kita tunggu aja syarat daftar CPNS tahun ini.

5. File dokumen gagal diunggah

Karena pendaftaran online, ada beberapa dokumen yang harus diunggah di situs penerimaan CPNS. Sayangnya seringkali pelamar mengalami masalah dalam mengunggah dokumen.

Bahkan ada yang mengaku perlu waktu hampir 1 jam untuk mengunggah. Padahal yang diunggah hanya 6 atau 7 file saja. Berarti, seharusnya siapapun hanya perlu waktu sangat singkat.

Nah agar bisa mengunggah file dengan lancar, cermati aturan yang ada. Misalnya file harus dalam bentuk PDF dengan ukuran tiap file tidak lebih dari 300 kb. Kalau file masih di atas 300 kb, bisa dipastikan file gagal terupload atau tertolak.

Demikian tadi beberapa syarat daftar CPNS serta masalah yang sering ditemui peserta tes. Semoga bermanfaat dan memberi gambaran apa saja yang harus disiapkan. Nah untuk persyaratan resminya, ikuti terus perkembangan seputar pendaftaran CPNS. Semoga sukses!