Perekonomian Negara Jerman – Negara Jerman merupakan salah satu negara yang paling inovatif di dunia. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya produk – produk inovatif buatan Jerman yang mendunia yang mendorong perekonomian negara Jerman.

Dari laporan World Economic Forum’s latest Global Competitiveness yang terbaru, perekonomian negara Jerman berada di posisi teratas diantara negara negara lain, sebagai ekonomi paling inovatif di dunia dengan memiliki skor 87,5 dari 100 dalam pilar kapabilitas inovasi yang menjadikah negara Jerman menjadi salah satu dari 12 pendorong produktivitas negara-negara di dunia.

Negara Jerman menjadi negara inovasi top dunia

perekonomian negara jerman

Perekonomian Jerman ini mengungguli AS yang menempati urutan ke-2 inovasi dengan skor 86,5 dan yang menempati urutan ke-3 dengan skor 82,1 adalah negara Swiss.

Negara Jerman menjadi negara inovasi top dunia karena banyaknya ide inovasi yang muncul dan banyaknya industri yang berkembang, salah satunya industri mobil yang berfokus pada mobilitas jaringan digital, kendaraan tanpa pengemudi, dan mobilitas listrik.

Baca Juga  4 Jenis Beasiswa Kuliah Di Jerman Yang Bisa Anda Applay

Pada tahun 2017, ada 128.921 paten terdaftar di Kantor Paten dan Merek Dagang Jerman, hal tersebut menjadi yang terbesar di Eropa dan terbesar ke-5 di dunia. Selain itu, satu dari tiga aplikasi paten di Eropa berasal dari Jerman.

Melindungi perusahaan inovatif menjadikan Jerman sebagai lokasi industri yang lebih kompetitif. Konsumen juga mendapat untung dari produk – produk inovatif yang dihasilkan oleh Jerman.

3 Tantangan Tantangan Perekonomian Negara Jerman Tahun 2019

perekonomian jerman

Perekonomian Jerman termasuk terbesar di Eropa dengan tingkat pengangguran yang rendah, investor yang optimis dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang kuat. Namun, dikutip dari laman www.investopedia.com, menurut Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang bernama Christine Lagarde, ada 3 tantangan perekonomian yang mungkin dihadapi Jerman tahun 2019, diantaranya yaitu:

1. Pertumbuhan Upah Rendah dan Inflasi

Tantangan yang dihadapi Jerman pada tahun 2019 adalah meningkatkan pertumbuhan upah bagi pekerja. Jerman memiliki rekor tingkat pengangguran yang rendah 3,9% pada tahun 2018.

Jika pekerja Jerman menerima kenaikan upah, mereka cenderung akan membelanjakan lebih banyak dan akan lebih sedikit menabung. Hal ini tentunya akan mendorong perekonomian negara Jerman.
Peningkatan upah pekerja Jerman ini dapat membawa tingkat inflasi di kawasan Euro mendekati target inflasi bank sentral Eropa dan menjaga harga tetap stabil.

Baca Juga  Mengenal Jejak - Jejak Sejarah Jerman di Kota Berlin

2. Masyarakat Lanjut Usia dan Surplus Anggaran

Tantangan kedua yang mungkin dihadapi Jerman pada tahun 2019 adalah meningkatnya masyarakat lanjut usia dan terjadinya surplus anggaran. Surplus anggaran yang dimiliki Jerman dengan rasio utang publik yang turun dengan cepat memberikan ruang bagi pemerintah Jerman untuk meningkatkan pengeluaran publik.

Namun pemerintah harus memilih strategi terbaik untuk mengatasi tantangan perekonomian negara Jerman ini dengan mengalokasikan sumber daya untuk investasi jangka panjang.

Beberapa cara yang bisa dilakukan pemerintah Jerman seperti mengadakan program pelatihan untuk masuknya pengungsi, program pengasuhan anak dan program afterschool berkualitas, pembangunan infrastruktur, serta menghemat pengeluaran untuk membayar pensiun dan perawatan kesehatan populasi lanjut usia.

3. Tabungan dan Investasi yang Seimbang

Tantangan perekonomian negara Jerman selanjutnya adalah tabungan dan investasi yang seimbang. Surplus neraca berjalan yang dimiliki Jerman merupakan yang tertinggi di dunia dalam dolar. Hal ini berarti ekspor negara Jerman lebih banyak dibandingkan impornya.

Namun hal tersebut menyiratkan warga Jerman lebih banyak menabung daripada membelanjakannya yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat. Menurut Christine Lagarde, surplus neraca berjalan yang terlalu besar menjadi tantangan bagi perekonomian Jerman dalam mengurangi kebutuhan populasi untuk menabung dana pensiun.