Yuk Isi Form di Bawah, Tim Kami Siap Melayani Anda

Ingin Tahu Cara Mendapatkan Beasiswa ke Jerman? Ikuti Langkah-Langkah Ini

Siapa sih yang tidak kenal Jerman? Negara ini dikenal karena keindahan alam dan kualitas pendidikan yang dimilikinya mampu menarik perhatian para pelajar di seluruh dunia selama beratus-ratus tahun lamanya. Lalu bagaimana cara mendaftar pendidikan ke Jerman dan cara mendapatkan beasiswa ke Jerman? Yuk simak pembahasannya di artikel ini.

Langkah-Langkah Mendaftar Kuliah di Jerman

cara mendapatkan beasiswa ke jerman

1. Belajar Bahasa Jerman

Kenapa harus belajar bahasa Jerman? Karena, pada saat ini program pendidikan yang ditawarkan di Jerman masih banyak yang menggunakan bahasa Jerman dibandingkan bahasa Inggris.

Selain itu, bahasa Jerman juga diperlukan untuk berinteraksi sehari-hari dan dengan menguasai bahasa Jerman kamu bisa mengakses buku-buku ilmiah dalam bahasa Jerman.

Jumlah buku ilmiah yang sudah di translate ke bahasa Inggris jumlahnya masih sangat sedikit. Sehingga belajar bahasa Jerman menjadi sesuatu hal yang penting untuk kamu persiapkan.

2. Menentukan Universitas Pilihan

Menentukan universitas yang cocok terdengar mudah tetapi cukup memakan waktu untuk persiapanmu. Walaupun universitas di Jerman sudah menawarkan program-program dalam bahasa Inggris tetapi jumlahnya sangat terbatas.

Terdapat beberapa program yang menawarkan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Dimana 2 semester pertama seluruh materi disampaikan dalam bahasa Inggris dan sisanya disampaikan dalam bahasa Jerman.

3. Melakukan Proses Aplikasi Kuliah di Jerman

Yang harus kamu lakukan pertama adalah menentukan jurusan yang sesuai dengan minat kamu. Menentukan jurusan adalah tahapan yang paling penting karena akan membantumu dalam mencapai tujuan hidup. Bagaimana caranya?

Caranya, coba kamu bayangkan diri kamu berada 10 tahun ke depan, pekerjaan seperti apa yang kamu sukai dan tidak kamu sukai. Jangan sampai selama itu kamu habiskan dengan hal yang tidak kamu sukai. Perbanyak referensi untuk mencari tahu peringkat jurusan dan universitas dengan menggunakan QS World University Ranking.

Baca Juga  3 Alasan Penting Mengapa Kamu Harus Kursus Bahasa Jerman Serpong

4. Pahami Persyaratannya

Kamu perlu mempelajari dengan teliti apa saja kualifikasi yang dibutuhkan, contohnya jika kamu memilih program bahasa Jerman, maka level bahasa yang dibutuhkan setara dengan level C2 atau B1.

JIka program yang kamu pilih menggunakan bahasa Inggris, maka harus menyertakan sertifikasi seperti TOEFL atau IELTS. Pelajari juga persyaratan yang lain seperti apakah jurusan tersebut hanya bisa diambil dengan latar pendidikan tertentu atau membutuhkan motivation letter atau recommendation letter.

Terdapat beberapa universitas yang menjadikan interview sebagai bagian dari proses aplikasinya. Paling penting jangan lupa memperhatikan tanggal batas waktu aplikasinya dan usahakan semua berkas sudah lengkap sebelum tanggal batas waktu tersebut.

5. Studienkolleg

Bagi kamu yang ingin kuliah S1 di Jerman harus mengikuti studienkolleg. Studienkolleg merupakan sekolah yang dikhususkan untuk orang asing yang mempunyai level pendidikan dan kemampuan bahasa yang cukup untuk belajar di universitas Jerman.

Jadi, setelah lulus SMA kamu tidak bisa langsung melamar ke universitas melainkan harus mengikuti studienkolleg terlebih dahulu. Studienkolleg berlangsung selama 1 tahun dan di akhir periode biasanya terdapat ujian kualifikasi untuk masuk universitas.

Jika lulus, maka bisa langsung mendaftar ke universitas di Jerman. Tetapi, jika kamu hanya ingin meneruskan ke jenjang S2, maka tidak perlu mengikuti proses studienkolleg dan langsung saja mengikuti proses aplikasi dari universitas.

6. Persiapkan Biaya Kuliah

Hal ini sangat penting karena kedutaan Jerman tidak mau mengeluarkan visa pelajar kalau kamu tidak bisa menunjukkan bukti bahwa kamu mampu membiayai kontibusi per semester dan biaya hidup selama menempuh pendidikan di Jerman.

Besaran dana yang harus dikeluarkan untuk living cost sekitar €8.700 atau jika dikonversikan ke rupiah menjadi 144 Juta pertahun. Kamu harus memastikan bahwa mampu membiayai sebesar itu. Tetapi kamu tidak perlu pusing dimana harus mencari cara mendapatkan beasiswa ke Jerman karena akan dibahas berikutnya.

7. Membuat Motivation Letter

Motivation Letter merupakan sejenis essay singkat yang berisi pengenalan diri sendiri, motivasi mengambil program studi atau universitas, dan rencana kamu kedepannya. Hampir semua universitas meminta motivation letter sebagai persyaratan karena motivation letter dapat menggambarkan siapa diri kamu dan keunikan yang kamu miliki dibandingkan dengan pelamar lainnya.

Karena jumlah huruf dan karakter dibatasi membuat menulis motivation letter menjadi sangat sulit. Kamu harus tunjukkan apa saja yang membuatmu tertarik dengan program studi dan universitas tersebut.

Selain itu, skill apa saja yang ada pada diri kamu yang paling relevan dengan program studi tersebut. Jelaskan juga bagaimana program studi dan universitas dapat membantu kamu dalam mencapai tujuan-tujuan hidup.

8. Meminta Recommendation Letter

Recommendation Letter merupakan surat rekomendasi dari dosen atau atasan yang sudah mengenal kamu. Walaupun sederhana, tetapi banyak yang mengalami kesulitan dalam meminta surat rekomendasi ini.

Bisa saja karena dosen atau atasan kamu sedang sibuk atau sulit menyisihkan waktu untuk menulis surat rekomendasi. Tipsnya, pilih orang yang akan merekomendasikan kamu dan sudah sangat mengenal kamu sehingga bisa menceritakan atau mendukung cita-cita kamu.

9. Memasukkan Aplikasi Pendaftaran

Setelah semua berkas lengkap, saatnya kamu masukkan berkas ke universitas yang diinginkan. Terdapat 2 cara untuk memasukkan berkas, yang pertama langsung ke website atau alamat universitasnya atau bisa juga melalui website www.uni-assist.de yang dijalankan oleh DAAD. Jangan mendaftar hanya ke satu universitas saja, tetapi ke beberapa universitas sekaligus agar kesempatan diterimanya juga besar.

Baca Juga  5 Tips Belajar Dasar Bahasa Jerman Secara Otodidak Bagi Pemula

10. Apply Visa Pelajar

Setelah kamu diterima di universitas Jerman, yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah membuat visa pelajar. Visa pelajar ini dibuat di kedutaan Jerman yang ada di Indonesia dengan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Dokumen yang dibutuhkan diantaranya letter of acceptance, passport, sertifikat bahasa, bukti jaminan finansial, bukti asuransi medis, bukti booking tiket, serta dokumen tambahan lainnya jika ada.

Secara umum untuk pengajuan visa prosesnya antara 6-12 minggu. Agar kamu bisa mengikuti awal perkuliahan dengan baik, kamu harus memiliki jangka waktu yang cukup untuk mengajukan visa. Sehingga kamu bisa mendapatkan visa sebelum awal perkuliahan dimulai.

11. Mencari Tempat Tinggal

Di Jerman, tidak menawarkan akomodasi bagi pelajar asing sehingga kamu harus mencari tempat tinggal sendiri sebelum memulai kuliah. Agar biaya sewa lebih murah, kamu dapat berbagi tempat tinggal dengan sesama pelajar. Hal yang perlu kamu lakukan setelah menemukan tempat tinggal yaitu mendaftarkan diri ke kantor pendaftaran resident.

12. Daftar Ulang dan Masuk Perkuliahan

Pada tahap ini, kamu harus melakukan daftar ulang dengan membayar sejumlah uang untuk menggunakan fasilitas kampus seperti transportasi publik dan perpustakaan. Daftar ulang harus dilakukan agar kamu mendapatkan ID pelajar yang selanjutnya dipakai untuk mengajukan ijin tinggal dan mendaftar mata kuliah yang ingin diambil.

Yang tidak kalah penting yaitu membuka akun pelajar di bank terdekat. Kebanyakan bank di jerman akan membantumu dalam membuka akun pelajar secara gratis. Dengan akun pelajar maka kamu dapat membayar biaya sewa atau tagihan bulanan lainnya.

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai bagaimana cara mendaftar kuliah di Jerman. Lalu bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke Jerman?

cara mendapatkan beasiswa ke jerman

Cara Mendapatkan Beasiswa ke Jerman

Cara mendapatkan beasiswa ke Jerman bisa melalui lembaga beasiswa yang bernama DAAD. DAAD adalah lembaga penghubung bagi negara-negara lain yang ingin mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Jerman. DAAD dikoordinasikan dibawah Kementerian Ekonomi dan Pembangunan Jerman.

Cara mendapatkan beasiswa ke Jerman diawali dengan melihat program studi apa saja yang ditawarkan. Seperti bidang ekonomi, pertanian, sosial, lingkungan, kesehatan, kedokteran, media, pendidikan, dan hukum.
Karena beasiswa DAAD berada dibawah Pemerintahan Jerman, maka kamu harus menyiapkan aplikasi sertikat Jerman minimal A2, skor TOEFL minimal 550, formulir yang bisa kamu unduh di website DAAD, motivation letter, proposal penelitian, ijazah pendidikan terakhir, transkrip akademik, dan recommendation letter dari atasan atau dosen yang mengetahui kemampuanmu.

Setelah itu, semua dokumen yang diminta bisa langsung kamu kirim ke kantor DAAD di Jakarta. Hanya dokumen yang diminta dalam persyaratan saja jangan ada yang dilebih-lebihkan. Karena pihak DAAD tidak akan menerima aplikasi yang tidak sesuai dengan apa yang mereka minta.

Nah itulah cara mendapatkan beasiswa ke Jerman melalui DAAD. Masih banyak sekali beasiswa yang ditawarkan oleh lembaga ataupun organisasi lainnya. Untuk prosesnya kurang lebih sama jika ingin mengirim aplikasi beasiswa. Terakhir yang harus diingat adalah harus siap bekerja keras dan belajar dengan gaya orang Jerman karena sistem akademik di Jerman yang terkenal disiplin dan tegas.